Indramayu, 10 Juli 2026 – Dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok TNI di bidang pembinaan teritorial, Babinsa Desa Manguntara dari Koramil 1605/Sukagumiwang, Kodim 0616/Indramayu, Serda Witono, secara proaktif melaksanakan kegiatan deteksi dini di wilayah binaannya. Fokus kegiatan kali ini menyasar Blok Kentos RT 004 RW 002, Desa Manguntara, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk mendeteksi secara dini potensi ancaman terhadap keamanan, kemungkinan terjadinya konflik sosial, serta risiko bencana alam yang mungkin timbul di wilayah tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mempererat jalinan komunikasi antara Babinsa dan masyarakat, memastikan setiap perkembangan situasi dapat terdeteksi dan diantisipasi sejak awal.
Kuwu Desa Manguntara, Bapak Sujadi, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Babinsa yang konsisten dalam memantau wilayah bersama warga. "Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan seluruh warga dalam menjaga kondusivitas wilayah, " ujar Sujadi.
Serda Witono, Babinsa Desa Manguntara, menekankan bahwa kegiatan deteksi dini merupakan elemen krusial dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial. "Deteksi dini adalah langkah preventif yang sangat penting. Dengan mengetahui setiap perkembangan situasi di wilayah binaan, kita dapat mengantisipasi potensi gangguan keamanan, konflik sosial, maupun bencana alam sedini mungkin bersama seluruh komponen masyarakat, " jelas Serda Witono.
Menanggapi hal tersebut, Danramil 1605/Sukagumiwang, Kapten CBA Icuk Sukaryo, menegaskan kewajiban setiap Babinsa untuk selalu hadir dan peka terhadap setiap dinamika yang terjadi di wilayah binaannya. "Babinsa dituntut untuk selalu aktif dalam memonitoring wilayah, membangun komunikasi sosial yang baik, serta menjadi garda terdepan dalam deteksi dan pencegahan dini demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, " ungkap Kapten CBA Icuk Sukaryo.
|
Baca juga:
443 Calon Haji Bekasi Berangkat ke Kertajati
|
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed Tulus Widodo, S.E., M.Han., turut menegaskan pentingnya pembinaan teritorial sebagai fondasi utama bagi ketahanan suatu wilayah. "Setiap Babinsa harus memiliki kemampuan untuk melaksanakan deteksi dini, temu cepat, dan lapor cepat. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat, " tegas Dandim.
Senada dengan itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menyampaikan bahwa kewaspadaan wilayah harus terus dijaga melalui sinergi yang kuat antar seluruh elemen masyarakat. "Deteksi dini yang dilakukan oleh para Babinsa merupakan langkah strategis untuk membangun kewaspadaan wilayah. Dengan demikian, setiap potensi permasalahan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar, " ujarnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang akrab disapa Jenderal Santri, menegaskan bahwa keberadaan Babinsa merupakan ujung tombak TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas wilayah. "Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi atas setiap persoalan yang timbul, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga wilayah agar tetap aman, damai, dan kondusif melalui optimalisasi deteksi dini, " tegas Pangdam III/Siliwangi.
Melalui berbagai upaya dan kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin sinergi yang semakin solid antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat di Desa Manguntara. Sinergi ini krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kewaspadaan kolektif terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul di wilayah binaan.

Aip Witono